Tahap Perancangan Taman

TAHAP PERANCANGAN…              

Setelah kita mengenal dunia arsitektur pertamanan,tahap berikutnya kita merancang taman yang hendak di buat. Hal ini sangat penting karena dengan dirancang terlebih dahulu maka hasil pelaksanaannya akan jauh lebih baik.

Pada dasarnya perancangan taman merupakan perpaduan antara elemen perancangan dan prinsip perancangan. Elemen perancanagan yang kita lihat, kita raba, kita pegang, kita cium, kita dengar selanjutnya kita olah dengan berpedoman pada prinsip-prinsip perancangan.

Merancang taman kecil mungkin cukup dengan ingatan dikepala. Tetapi walaupun hanya beberapa meter persegi, sebaiknya rancangan taman di tulis atau di gambar semampunya. Lengkap dengan keterangan tertulis. Hal ini perlu karena kadang-kadang ide yang bagus seringkali datang tiba-tiba,dan bisa terlupa bila kita tidak catat dengan baik. Jadi sebelum mulai merancang taman, siapkan beberapa kertas HVS atau kertas mini block,pensil,penggaris,dan sebagainya.

Dalam merancang tama nada urut-urutan kerja yang perlu kita ikuti,antara lain inventarisasi dan analisa.

Inventarisasi

Tahap paling awal dimana kita perlu mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan taman rumah yang kita akan buat.Ada beberapa aspek utama yang perlu dicatat.

1.Aspek Fisik

Beberapa ukuran halaman,apakah sudah ada saluran air (drainase),apakah tanahnya cukup subur,tanaman apa saja yang sudah ada.Apakah tempatnya lebih tinggi atau lebih rendah dari tanah tetangga dan sebagainya.

2.Aspek Sosial

Beberapa anggota keluarga kita,apakah masih ada anak balita atau dewasa,apakah mereka memiliki hobi masing-masing,apakah ada yang suka olahraga,dan sebagainya.

3.Aspek Ekonomi

Apakah dana tersedia cukup atau terbatas,bahkan mungkin belum ada dana tapi taman butuh segera dibuat dan sebagainya.

Analisa

Pemikiran mengenai potensi yang kita catat,sekaligus juga memungkinkan adanya kendala. Tentang potensi yang ada misalnya,sudah memiliki tanaman yang bagus,sudah ada pohon palem merah dipojok halaman,tanahnya sangat subur,rumah menghadap ketimur. Mengenai kendala yang ada,misalnya halaman lebih rendah dari jalan,saluran air mampet,paparan sinar matahari sedikit,dan sebagainya.

Apabila hal-hal itu sudah kita catat dan analisa,baru kita rancang atau merencanakan pemampaatan halaman menjadi taman yang paling sesuai dengan keingiinan atau kebutuhan kita sekeluarga. Semisal halaman bagian depan,karena selain dinikmati sendiri,juga orang lain yang lewat maupun tamu yang datang bisa melihatnya.Jadikanlah taman yang bersifat umum/terbuka. Pagar halaman tidak terlalu tinggi. Pohon-pohon ditata tidak terlalu rimbun. Sehingga wajah rumah tetap terlihat bahkan tampak semakin indah. Pada halaman belakang,taman bisa dibuat lebih banyak fungsionalnya,terutama bagi kegiatan keluarga.Mungkin ada tempat bermain anak-anak,ada kolam ikan dengan air terjunnya.

Untuk halaman yang cukup luas dengan dana cukup,tentu tidak terlalu ada masalah dalam mengekpresikan keinginan kita. Selain ada kolam hias,bisa juga dihadirkan sebuah gazebo mungil tempat sekeluarga bersantai sambil menghirup kopi hangat pada pagi hari yang cerah. Bahkan sentuhan taman gaya bali atau gaya tropis yang eksotis pun bisa kita ciptakan dengan leluasa.

Apabila berbagai jenis penunjang taman seperti lampu taman dari batu,tempayan gerabah,juga patung satwa yang lucu bisa kita peroleh ditempat-tempat khusus. Begitu juga berbagai jenis tanaman hias berdaun indah sampai yang berbunga harum cukup tersedia dan mudah diperoleh. Bahkan untuk tanaman eksklusif bisa diperoleh di nursery.

Untuk halaman sempit,taman bisa dirancang tidak terlalu kompleks. Buatlah lebih simple dengan jenis tanaman yang tidak terlalu banyak. Bila mengginkan ada sebuah kolam ikan,buatlah kolam mungil lengkap dengan pancuran dari bambu atau bahan lain.Agar taman tetap terasa lega,buatlah taman yang menyatu dengan teras rumah. Pilih tanaman hias yang cukup perawatannya. Bila kita termasuk keluarga yang sibuk dan waktu luang terbatas,hindarkan jenis tanaman yang di pangkas atau dibentuk (topiary).

Taman selain dinikmati keindahanya pada siang hari,malam hari pun sebaiknya tetap bisa dinikmati.Mungkin beberapa lampu taman,kita rancang juga di beberapa titik yang strategis. Banyak lampu taman yang bisa kita peroleh di pasaran. Ada yang berupa lampu yang rumahnya lampunya (armatur) di tonjolkan,sehinga menjadi bagian estetis taman. Ada pula yang hanya cahayanya yang diperlukan. Seperti jenis lampu sorot/spot yang bisa kita pasang dibalik kerimbunan tanaman.

Taman yang sudah dibuat dengan sepenuh hati tentu saja akan menjadi sia-sia bila kita taka da pemeliharaan yang memadai. Apalagi sebagian besar taman berisi berbagai jenis tanaman (elemen taman lunak) yang sifatnya hidup atau bernyawa.Untuk hal ini sangat penting kita pikirkan dalam rancangan taman kita. Tentu saja memelihara bukan sekedar menyiramnya pagi sore. Tetapi ada saat-saat harus dipupuk kembali.Tanannya di gemburkan lagi agar akar-akar tanaman bisa bernapas lega. Sebelum ada serangan hama penyakit,langkah terbaik mencegahnya dengan penyemprotan obat antihama penyakit.

Memilih Gaya Taman

Pemilihan gaya atau style taman sangatlah personal. Seperti saat kita menentukan wana cat dinding rumah atau ketika kita harus memilih perabot rumah. Yang penting bisa memunculkan sebuah atmosfer dimana kita bisa merasa nyaman berada di dalamnya. Berbicara tentang gaya taman,maka tidak hanya berhenti pada gaya taman sebagai sebuah mode. Tetapi bagaimana menyerasikan lokasi dan desain sehinnga enak di lihat.

Sebelum menentukan bentuk taman yang paling cocok di bangun dirumah,kita harus melihat dulu konsep bangunan rumahnya. Karena taman juga berfungsi sebagai penyelaras bentuk arsitektur bali,tentu taman bali paling pas. Bagitu pula bila rumah tinggal berarsitektur mediteranian,klasik,art deco,atau minimalis.

Taman jug perlu dibangun ekstrem sebagai sebuah”dunia baru”yang lain.Taman bisa menjelma menjadi dunia pelarian dari rutinitas kehidupan yang terkadang menjemukan.Lebih hemat,ketimbang harus berakhir pekan ke tempat-tempat wisata alam diluar kota begitu salah satu alas an membuat taman.

Berdasarkan bentuk taman,para desainer lanskap membagi gaya taman ke dalam dua kelompok besar. Yaitu taman formal dan taman informal. Berdasarkan jenis tanaman dan tempat tumbuhnya,gaya taman bisa dibedakan menjadi empat kelompok. Yaitu taman tropis,mediterania,kering, dan taman air.

 

 

 

Contact to us :