Lapisan Sub Base & Sub Grade

LAPISAN SUB BASE

Lapisan sub base menggunakan material agregat yang tertahan saringan untuk 37 mm. Material agregat tidak boleh bercampur dengan material butiran halus (pasar/tanah) karena akan mengurangi kinerja dari perkerasan.
Pemandangan dilakukan pada lapisan ini menggunakan mesin pemadatan sampai diperoleh permukaan yang rata atau seragam. Kelembapan agregat harus dipertahankan untuk mengurangi penyerapan airsemen dari campuran beton non-pasir.
Ketebalan lapis sub base ini tergantung pada tergantung pada jenis lapisan tanah dasar fungsi jalan dalam melayani bebean kendaraan ini diatasnya. Jika perkerasan dapat digunakan sebagai jalan lingkungan, trotoar, pekarangan rumah gedung lapisan sub basenya disarankan setebal 10 cm, sedangkan apabila di aplikasikan untuk jalan yang di lalui kendaraan berat maka sub-basenya adalah dibuat setebal 25 cm.

LAPISAN PERMUKAAN BETON NON-PASIR

Jenis agregat kasar yang disarankan untuk digunakan sebagai bahan beton non-pasir adalah yang berbentuk rounded, irregular, dan angular, hindari aggregate yang berbentuk flaky karena akan mengurangi ke kuatan struktur secara keseluruhan.
Kebersihan agregat juga perlu diperhatikan, lumpur, minyak dan material organic lainnya yang menempel pada agregat harus dibersihkan dulu sebelum digunakan dalam campuran. Kerena kotoran tersebut akan mengurangi/menghalangi pasta semen melekat dipermukaan agregat, sehingga akan mengurangi daya rekat dan dapat mengurangi dampak pada penurunan kualiatas beton.
Rasio penggunaan air dengan semen berkisar antara 0,35-0,45 dengan kadar rongga 15%-20%. Campuran terdiri dari semen pourland, agregat kasra dan air dengan sedikit atau tidak ada agregat halus. Tambahan sedikit agregat halus dimaksudkan untuk mengurangi void content serta meningkatkan kekuatan beton, yang diinginkan dalam situasi tertentu
Bahan –bahan ini sangat sensitive terhadap porsi air beton non-pasir yang dicampurkan, sehingga diperlukan penyesuaian yang ketat terhadap kekentalan campuran. Porsi air dalam campuran sangatlah penting. Kadar air yang terlampau rendah juga akan menghambat proses curing dari beton karena seman kekurangan air untuk berhidrasi yang berakibat pada kelekatan antara butiran yang lemah.
Penggunaan porsi air yang ketat berakibat pada sifat adonan beton non-pasir yang sangat kental sehingga akan mengakibatkan kelulitan dalam hal pengecoran dan pemadatan, maka dimungkinkan untuk memberikan tambahan bahan kimia dari jenis plasticizer, untuk memperoleh kemudahaan didalam pekerjaan yang lebih baik sehingga diperoleh kepadatan pengerasan yang optimum.

 

LAPISAN SUB GRADE

Seperti halnya konstruksi perkerasan yang menggunakan beton normal, tanah dasar juga perlu untuk dipersiapkan dengan baik. Tanah dasar harus benar-benar dipadatkan untuk menjamin hasil yang seragam dan kestabilan dalam lapisan perkerasan di atasnya. Apabila beton non-pasir di tempatkan langsung di atas tanah berpasir atau berkerikil dilanjutkan untuk memadatkan tanah dasar sampai mencapai angka kepadatan maksimum 92-96% (ASTM D 1557).

Jika tanah dasat berupa tanah berlumpur atau tanah liat, tingkat pemadatan akan tergantung pada spesifikasi dari desain perkerasan dan mungkin harus diberikan lapisan pondasi berupa agregat bergradasi terbuka terlebih dahulu. Pada kondisi tertentu digunakan geo textile untuk memisahkan lapisan lapisan tanah dasar dengan lapisan agregat kasar diatasnya. Selanjutnya tanah yang memiliki potensikembang susut, harus diperhatikan agar tidak dipadatkan secara berlebihan. Lapisan tanah dasar sebaiknya dalam keadaan lembab sebelum hamparan lapisan sub base di atasnya, selain itu kemiringan melintang konstruksi jalan harus di perhatikan serta dipadatkan dengan baik.    Kelembapan tanah dasar yang cukup dimaksudkan agar beton non-pasir tidak mengalami pengeringan yang terlampau cepat.

 

LAPISAN LEMBAR PENYARING

Letaknya diantara lapisan dasar tanah dan lapisan pondasi. Keseluruhan permukaan dasar dianjurkan untuk dilapisi oleh lembaran non-woven geo textile. Manfaatnya yaitu, pertama untuk memisahkan sub-grade dengan lapisan sub-base, kedua untuk mencegah butiran halus dari tanah naik bercampur dengan lapisan diatasnya yang dapat berakibat mengurangi daya meabilitasnya.

Semoga Bermanfaat

Terimakasih

 

 

Salam Hangat

dimensi png

 

 

Contact to us :