Cara Mengenal Lahan Untuk Taman

Mengenal Lahan

Sebelum merencakan atau menata ulang sebuah taman, langkah awal yang harus dilakuakan adalah mengenal lahan terlebih dulu. Mengapa? Karena karakter taman nantinya amat di pengaruhi oleh bentuk lahan dan aspek visual yang ada di dalam nya.

Mengenal lahan bakal calon taman artinya kita harus mengetahui persis ukuran serta bentuk lahan.selain tentu juga mempertimbangkan topografi tanah serta iklim sekitar.Setelah menginventarisasi data-data fisiknya,selanjutnya menentukan apa yang kita kehendaki dari taman itu dari taman itu dan juga berapa dana yang tersedia untuk mewujudkannya.

Yang harus diingat,membuat taman bukanlah pekerjaan instant alias sehari jadi.Jangan berharap hari ini selesai merancang dan membuat taman,lantas esok

Bangun tidur kita akan melihat taman yang elok.Hasil perancangan dan desain yang bagus mengasumsikan sebuah taman akan akan tumbuh dan berkembang bagian demi bagian secara bersama-sama.

Ukuran Lahan

Terkadang ukuran lahan tak bias si tawar,lantaran kondisi sekitarnya memang tak memungkinkan.Yang penting harus disadari bahwa ukuran lahan mau tak mau mempengaruhi fungsi taman,aneka fitur,bahkan jumlah tanaman yang memungkinkan ditaman di dalamnya.Masalahnya,tergantung bagaimana cara kita menyiasati keadaan itu.

Ada banyak cara membuat taman lebih efisien meski lahannya sempit lahannya sempit atau kecil.Pada kasus ini kita bias menggunakan ragam material terutama soft material yang bentuknya vertical.Pilihan jenis taman rambat dan tanaman berdaun menjulur ke atas juga cocok,disamping pot-pot gantung.Menaikan sebagian permukaan tanah,atau membuat undakan akan membantu kita memperoleh lahan tambahan untuk tanaman lain.

Sebaliknya,sebuah lahan taman yang terlalu luas bias di bagi-bagi dalam beberapa sector dengan pagar tanaman di dalam lahan.Dengan pembangian ini pengerjaan desain dan perawatannya bisa di lakukan bagian per bagian.Artinya,akan irit beaya,tenaga,serta waktu.

Dilain pihak,kita bisa membuat taman berkesan lebih luas dari aselinya dengan menggunakan border dari tanaman berbunga warna pucat dan berdaun abu-bau.Warna warna soft ini akan memancarkan efek visual seolah-olah border itu jauh dari pandangan.Dengan cara yang sama,taman luas bisa di buat terkesan sempit dengan penggunaan tanaman berwarna warni mencolok seperti merah dan orange sehingga seolah-olah tanaman terlihat amat dekat.Pilihan jenis tananmannya bisa kana yang berwarna cerah atau dahlia.

Bentuk Lahan

Baik langsung maupun tak langsung bentuk lahan akan mempengaruhi desain taman.Makin janggal bentuk lahan akan makin sulit pula dalam merencanakan desainnya.Meski dalam banyak hal,bentuk lahan itu tidsk bisa di ubah,namun masih ada cara untuk menyamarkan atau “menyembunyikan”hahal yang tidak menarik seraya menonjolkan poin-poin bagus yang ada di lahan itu.

   Memanjang Lahan sempit memanjang seperti ini, 2mx4,7m,bisa “disulap”menjadi taman lebih menarik dengan penambahan perspektif dan beberapa fitur seperti kolam kecil di sisi kanan plus bunyi gemercik air melalui batu bersusun sirih.Nuansa taman tetap terjaga dengan adanya tanaman yang tidak terlalu banyak,baik jumlah maupun pilihan jenis tanamannya.Sedangkan kombinasi level yang masing-masing terdiri atas hard-material dan soft-material, membuat tanaman sederhana ini lebih enak di pandang.

Lahan segitiga atau bentuk L pun bisa di buat desain tanan yang yang tak kalah bagus dibandingkan dengan bentuk empat persegi panjang.Justru ukuran lahan kubus paling sulit di desain,terlebih kalau ukuranya kecil yang biasanya terletak di depan rumah.

Lahan bentuk panjang yang sempit dapat di bagi menjadi beberapa bagian yang kontras atau satu sama lain,dengan sekat-sekat kecil melintang.Keberadaan kolam di bagian pinggir plus hiasan patung atau kursi taman,di ujung jauh akan memperkaya pandangan dari panjang lahan.Sementara bagian taman lain dan batu-batuan di latar depan akan meminimalisir kekurangan bentuk lahan.

Bila kita memiliki taman sempit berbentuk segitiga,sebaiknya jangan meletakan benda atau aksesori persis di ujung sudut taman sebagai fokus pandang. Biasanya kita tergoda menaruh entah patung, jambangan, atau hiasan lain sebagai titik utama di situ. Padahal langkah itu justru akan membuat ruang terasa sempit dan kurang panjang.

Untuk menghilangkan kesan sempit dan kurang panjang,taruhlah aksesori sedikit maju ke tengah. Lantas di bingkai dengan tanaman-tanaman lebat. Cara ini akan menonjolkan kesan lebar dan memberi ilusi adanya dimensi lebih dari taman itu, Lantas benda atau fitur apa yang cocok untuk taman berbentuk segitiga? Jambangan besar warna cerah menyebabkan ruang jadi sesak,namun patung sederhana yang kecil akan mempertegas kesan luas.

Sebaiknya jangan membuat jalan lebar masuk ke dalam taman sempit karena akan membuat kesan pandangan jadi lebih pendek, Tapi buatlah stepping stone atau jalan setapak yang ujungnya meruncing kearah lain seolah-olah menjauh, dengan demikian akan memberi kesan bahwa taman kecil itu panjang.

Topografi Tanah

Selain bentuk dan ukuran luas, topografi tanah juga memainkan peranan penting dalam mendesain taman. Karena itu sebaiknya jangan tergesa-gesa mengubah topografi. Misalnya lahan tanaman yang kita miliki berlereng landau. Pikir dulu masak-masak sebelum meratakan tanah. Siapa tahu justru lahan landau itu bisa di buat desain tanam lebih menarik di bandingkan bila lahan itu di uruk rata.

Lahan miring,dengan variasi permukaan tanah,memungkinkan untuk membangun teras, tangga, tembok alam dan taman bertingkat. Permainan tinggi rendah permukaan lahan di dalam taman juga akan mempermudah perbuatan kolam atau taman batu.

1.Tipe Tanah

Semakin bagus kualitas tanah,makin bagus pula tumbuhnya tanaman di taman.Apabila tanah yang tersedia tidak subur,kita wajib meningkatkan kesuburannya.Yang jadi masalah tekstur,struktur,dan kualitas tanah amat berbeda dari daerah satu kedaerah lain.Itulah sebabnya mengidentifikasikan tife tanah perlu di lakukan sebelum memilih ragam tanaman yang akan menghiasi taman kita.

Informasi tife tanah yang umum di perlukan, yakni tanah itu berpasir atau tanah liat. Sifat tanah liat menyimpan kelembapan tinggi dan cukup subur. Namun agak menyulitkan ketika di olah lantaran kalau basah jadi lengket.Pada musim kemarau tanah itu menjadi keras dan pecah-pecah.Kondisi tanah seperti itu bisa di perbaiki dengan cara menambahkan pupuk kompos berkualitas bagus, lantas gulmanya di siangi secara rutin.

Sedangkan tanah berpasir amat mudah di olah, namun akan cepat kering. Untuk memperbaiki kualitas tanah berpasir bisa dengan mencampurkan pupuk dan kompos dalam jumlah banyak. Cara ini akan meningkatkan kapasitasnya dalam menyimpan air.

2.Asam dan Alkalin

Bila sebagian orang merasa perlu mempertimbangkan soal jenis tanah liat atau berpasir,sebagian pecinta tanaman justru lebih mementingkan kadar keasaman dan alakalin tanah. Bila kadar alkalin tanah di dalam cukup tinggi(tanah basa)kita tak bisa memaksa diri menaman rhododendron,camellia,dan azalea.Sedangkan bila tanah sangat asam,tanaman dianthus,beberapa jenis tanaman menjalar dan philadelphus tidak akan tumbuh subur.

Cara paling mudah untuk mengetahui tipe tanah taman kita adalah dengan mengamati tanaman yang tumbuh subur di taman tetangga. Bila banyak tumbuh subur rhododendron,bisa di asumsikan tanahnya mengandung asam. Kalau kurang yakin bisa mengeceknya dengan bantuan alat penguji keasaman,misalnya dengan menggunakan kertas lakmus.Disarankan untuk melakukan pengujian acak di banyak titik di seantero taman.Siapa tahu terdapat beberapa “kantung kantung” berkadar asam atau alakaline tinggi karena perlakuan pemilik rumah sebelumnaya.

Metode jangka pendek untuk meningkatkan alkalinitas tanah bisa di lakukan dengan menambah kapur atau kompos jamur.Namun cara ini tidak bisa berdampak jangka panjang.Kalau mau permanen mesti menggali area di taman sesuai kehendak lalu menimbunnya dengan tanah yang cocok.

Iklim dan Cuaca

Hal lain yang juga harus di pertimbangkan sebelum merancang taman adalah iklim dan cuaca.Karena iklim akan menentukan jenis-jenis tanaman apa saja yang cocok dan mampu tumbuh kembang di dalam taman itu.

Iklim regional tentu di pengaruhi oleh factor-faktor geografis utama.Namun demikian iklim mikro baik alami atapun artifisial bisa tercipta di sebuah taman kecil.Meskipun musim kemarau,beberapa tanaman ditama masih mampu memperoleh suolai air cukup lantaran keadaaan sekitarnya memungkinkan.Namun ada pula taman yang pada musim hujan pun tidak mudah mendapatkan air.

Nah,kita memang tidak mungkin bisa berbuat banyak untuk mempengaruhi iklim,Toh,dengan memanfaatkan secara optimal hal-hal positif di dalam taman serta meminilisir bagian yang buruk,akan bisa mendapatkan sesuatu yang baik.

1.Kaya Sinar Matahari

Kualitas dan kuantitas sinar matahari akan membawa pengaruh besar pada desain taman kita.Taman ditengah perkotaaan  yang padat gedung,barangkali tidak memperoleh paparan sinar matahari yang cukup lantaran terhalang pagar,tembok tetangga,serta bangunan di sekitarnya.Hal ini berbeda dengan taman-taman di kawasan pinggir kota atau pedesaan yang kebanyakan kaya akan sinar matahari.

2.Terlalu Banyak Angin

Angin kencang seringkali bisa menjadi masalah selain bisa menghambat pertumbuhan tanaman,paparan angin yang terlalu banyak menyebabkan tanah mengalami dehidrasi.Kalau kawasan kita termasuk daerah berangin,bangunlah penahan angina –bisa pagar bambu atau pagat tanaman.Yang penting jangan berbentuk pagar tembok solid.Karena pagar seperti itu justru menyebabkan angina akan mengalir melewati ujung tembok dan menciptakan efek pusaran angina yang merusak.

Elemen &Prinsip Perancangan

Bila ingin mewujudkan sebuah taman idaman,pertama-tama kita mesti memiliki apresiasi yang memadai terhadap dasar-dasar seni taman.Cara paling mudah dan cepat adalah dengan mengamati secara visual,merasakan dan menikmati secara langsung tanaman di sekeliling kita.Bisa juga dengan membaca buku-buku tentang pertanaman.

Namun arsitekturis berpendapat,keberhasilan sebuah taman di tentukan oleh kualitasnya.Sedangkan kualitas taman di tentukan oleh mutu desainya.

Jadi sebelum mulai merancang taman,mau tidak mau kita harus mengenal dasar-dasar ilmu pertamanan,secara garis besar.

Elemen Taman

Adalah apa saja yang berhubungan dengan taman,yang secara langsung atau tidak langsung sangat mempengaruhi penampilan maupun kualitas taman.Elemen taman atau unsur taman terbagi atas 2 kelompok besar,yaitu lunak(soft material)dan elemeen keras(hard material).

Elemen taman lunak adalah berbagai jenis tanaman.Semisal rumput,semak,perdu,tanaman air,tanaman merambat,pohon,dam berbagai satwa.Pada prinsipnya elemen taman lunak berupa material yang bersifat hidup dan berkarakter lunak,alami serta bersahabat.

Elemen taman keras  meliputi berbagai elemen (unsur taman) yang sifat serta karakternya keras,tidak hidup.Antara lain,tanah,bebatuan,jalan setapak,pagar,bangunan,kolam,pergola,dan gazebo.Elemen taman keras memiliki karakter yang kaku ,keras,dan kurang bersahabat.Namun dalam sebuah taman sebaiknya kedua elemen tadi dapat hadir bersama-sama dalam kesatuan yang harmonis.

Elemen Perancangan

Disebut juga unsur perancangan.Dapat kita bayangkan elemen taman dengan bantuan alat indera kita.Elemen perancangan meliputi titik,garis,bentuk,tekstur,aroma,gaya,suara,ruang,dan waktu.

   Titik dalam taman dapat dicerminkan,misalnya,oleh sebuah tiang bendera atau patung kontemporer di tengah hamparan rumputyang menghijau.Titik dalam taman di terapkan sebagai penarik perhatian (vocal point).

Garis dalam taman merupakan dua titik yang saling berhubungan dengan adanya garis.Pandangan kita dibawa sesuaiarah mata kepada sasaran tertentu.Untuk dapat membangkitkan perasaan tertentu bagi yang melihatnya,permainan garis dalam taman sangat diperlukan.Pada dasarnya ada dua tife garis,yaitu garis lurus (geometri) dan garis lengkung (organik).

Garis lurus seperti vertical,horisontal,dan diagonal memiliki ekpresi berbeda.Garis vertical bersifat kokoh,angkuh,formal,dan berkesan ketinggian.Garis horisontal bersifat tenang,santai,dan berkesan memperlebar ruangan.Garis diagonal bersifat aktif dan dinamis.Garis lengkung memiliki ekpresi lebih akrab,alami,dan romatis.

   Bentuk dalam taman merupakan pengembangan dari garis .Bentuk yang muncul bisa segitiga,segiempat,piramida,dan lingkaran.

   Warna dalam taman memegang peranan penting.Karena itu pemahaman sifat dan kesan warna sangat diperlukan dalam membuat taman.Kita dapat menampilkan berbagai elemen tanaman dengan komposisi warna dari elemen itu.

Dalam ilmu warna dikenal istilah lingkaran warna,yang terdiri dari kisaran warna dingin sampai panas.Antara lain warna hijau,biru,ungu,merah,jingga dan kuning.Dalam praktik penanaman,kita dapat memilih elemen tanaman dengan warna yang harmonis dan warna yang berdampingan dalam lingkaran warna.Misal,warna kontras dari hijaunya daun Philodendron adalah bunga soka yang sedang mekar.

Tekstur adalah karakter halus atau kasar permukaan elemen taman.Baik elemen taman lunak maupun elemen taman keras.Tekstur halus akan memberikan kesan formal,elegan,dan luas.Sedangkan tekstur kasar akan memberikan kesan kuat,kokoh dan cenderung mempersempit ruang.

Tekstur halus bisa ditampilkan oleh tanaman berdaun kecil.Semisal suplir atau mirten.Sedangkan tesktur kasar oleh tanaman berdaun lebar.Semisal jenis keladi atau Dieffenbahia.

   Aroma juga merupakan unsur perancangan yang tidak boleh di abaikan .Ada dua jenis aroma yangharus yang harus di kenal,yaitu baud an wangi.Aroma yang bau umumnya paling kita hindari .Sebaiknya aroma wangi atau harum,seringkali kita inginkan.Antara lain dengan menghadirkan jenis tanaman berbunga atau berdaun yang mengeluarkan aroma wangi.Contohnya,melati,mawar,cempaka,cemara,dan pandan wangi.

Gaya dalam dunia pertanaman seringkali dibedakan dengan istilah gaya formal dan gaya informal.Taman bergaya formal biasanya di buat dengan pola garis-garis lurus sehingga terkihat simetris.sebaliknya taman bergaya informal tampak seolah meniru keadaan alami garis-garis lengkung dan tidak beraturan seperti kondisi yang terdapatdi alam bebas.jadi gaya adalahb sebuah susunan elemen taman baik dua atau tiga dimensi yang membentuk pola tertentu seperti pola formal atau pola informal tadi,memahami tentang gaya dalam taman tentu cukup penting untuk dapat menciptakan perpaduan yang terbaik antara taman dengan bangunan atau rumah.

   Suara dapat di bagi menjadi dua kategori, yaitu suara yang mengganggu dan yang tidak.yang mengganggu, antara lain suara yang tidak berirama.Suara yang tidak mengganggu yaitu yang berirama.Namun biasanya orang cenderung menyukai suara-suara alami.Misalnya suara kodok,jangkerik,air terjun,suara gesekan ranting,atau dedaunan.

Ruang dan waktu sangat penting di ketahui dalam khasanah pertamanan.Ruang yang kita kenal biasanya di bentuk oleh adanya pembatas berupa alas,dinding,dan atap.Alas bisa berupa keramik atau hamparan rumput.Dinding bisa berupa tembok atau semak perdu yang cukup rapat.Sedangkan atap bisa berupa plafond,gypsum,atau pohon rindang sejenis beringin.dalam taman ,ruang bisa di bentuk oleh berbagai variasi tanaman.Semisal oleh sekelompok tanaman semak kembang sepatu atau sekelompok pohon jenis palem.

Di dalam ruang sering kali terjadi pergerakan (movement), semisal pada saat kita berjalan atau berolah raga.Pergererakan itu bisa cepat atau lambat,tergantung jangakauan suatu jarak tertentu dan dalam waktu yang tertentu pola.Sebagai contoh, dalam ruang yang memiliki bukaan lebar dan tidak banyak sekat,pergerakan cenderung lebih cepat di banding dalam ruang lebih tertutup dan lebih banyak sekatnya.

Prinsip Perancangan

Untuk mendapatkan tanaman yang baik diperlukan pula suatu pedoman.Pedoman itu kita gunakan untuk mengatur dan mengkreasikan elemen tanaman dengan elemen perancangan.Dalam perancangan taman,pedoman itu di sebut prinsip perancangan.Meliputi tema,keseimbangan,skala,irama,dan titik perhatian.

   Tema, adalah unsur pemersatu (unity) dalam sebuah taman.Dengan adanya tema, taman akan memiliki identitas yang jelas.Semisal tema taman wangi. Dengan tema taman wangi,kita tentu akan menata berbagai jenis tanaman yang mengeluarkan wangi-wangian seperti mawar,melati pandan wangi dan sebagainya.Atau kita pilih tem ataman serba bulat,taman serba merah,taman serba kecil,dan sebagainya.

   Keseimbangan,perlu di terapkan dalam menciptakan taman agar taman yang kita buat tampak keindahannya yang pas,tidak kurang dan juga tidak lebih.Keseimbangan dalam taman dapat kita terapkan secara simetris yang memberikan kesan formal atau asimetris yang berkesan informal.Contoh keseimbangan simetris adalah keseimbangan taman yang bila kita tarik garis sumbu,maka bagian sebelah kiri dan kanan akan terlihatsama persis.Sebaliknya pada keseimbangan asimetris,bila kita tarik garis sumbu,maka  bagian sebelah kanan dan kiri tampak tidak sama,namun secara visual tampak memiliki keseimbangan.

   Skala dalam tanaman adalah suatu perbandingan antara elemen tanaman dan bangunan.Apabila skalanya kita buat tepat,maka akan dapat kita nikmati dengan nyaman.Sebaliknya penyusunan skala yang tidak tepat akan menimbulkan pemandangan atau perasaan yang tidak nyaman.Semisal dalam sebuah halaman sempit kita tanam sebatang pohon kelapa sawit yang berbatang besar dengan tajuk lebar melebihi halaman itu sendiri.

   Irama termasuk hal yang cukup penting di perhatikan.Pada saat kita menikmati sebuah taman,maka mata kita akan bergerak sesuai irama tertentu.Pergerakan pandangan kita secara teratur mengikuti suatiu benda ke benda berikutnya.Sebuah taman yang asri biasanya tampil karena adanya pola-pola tertentu yang bersifat ritmis atau berirama.Seperti adanya bentuk-bentuk berulang,gradasi radiasi dan sebagainya.Dalam sebuah taman,bentuk perulangan bisa berupa deretan pohon cemara yang dapat membawa mata kita bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain.Untuk bentuk gradasi bisa kita buat dengan menata tinggi rendahnya tanaman.Misalnya tanaman yang paling rendah berada di deretan paling depan,dan semakin ke belakang tanaman yang lebih tinggi.

   Titik perhatian, dalam pertamanan sangat penting kita perhatikan pula keberadaannya.Titik perhatian (point of interest) kehadirannya dapat menghidupkan suasana taman yang monoton, walaupun sudah memiliki tema yang jelas.Titik perhatian dapat kita ekpresikan dalam pola-pola yang kontrasl.Misalnya dalam sebuah taman bertema persegi,diantaranya bentuk kotak persegi,ada bentuk lingkaran atau bulat.Atau dalam taman bertema  serba hijau tampak sekelompok kecil berwarna merah sebagai aksen yang menarik perhatian

Contact to us :