Cara Membuat Taman Gaya Jepang

Tips Membuat Taman Jepang

Dari berbagai macam gaya taman yang ada, Taman Jepang merupakan gaya yang paling disukai orang. Pada umumnya tipe taman Jepang dapat dibagi dalam dua bagian utama:

   Taman Umum : Yang dapat dinikmati oleh banyak orang.

   Taman Rumah : direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan   dinikmati oleh keluarga beserta tamunya.

Pada bagian taman rumah, di Jepang sendiri biasanya masih dibagi-baig lagi menjadi beberapa bagian seperti : Tea Garden, Hill Garden, Flat Garden, Sand Garden dan Passage Garden. Pembagian semacam itu kurang / tidak diperhatikan lagi dalam penerapannya di Indonesia. di Jepang pembagian taman sering dihubungkan dengan kepercayaan serta tradisi setempat.

Taman Jepang yang ada di Indonesia pada umunya hanya mengambil contoh salah satu bagian yang dirasa sesuai dengan lokasi dan keinginan dari sipemilik rumah. Semua bagian yang dianggap menarik (beberapa segi) dari taman Jepang. Sebenarnya dipadukan menjadi satu dan dirancang kembali sesuai dengan lahan yang tersedia.

Tipe dari taman Jepang menyukai susunan taman yang alami (natural) dengan cara memasukan unsur-unsur alam kedalam taman. Seperti batubatuan, kindexerikil, air, dan pemilihan tanamannya. Hampir semua jenis tanaman dapat ditanam tersebut diletakan pada tempat yang sesuai dan dapat memberi kesan alami. Cara peletakan dari tanaman, perlu diperhatikan secara sungguh-sungguh.

Cara Pembuatan Taman Jepang.

1). Tempatkan batu-batuan, seperti batu kayu, batu kali atau jenis batuan alami pada bagian yang anda kehendaki serta berilah batas-batas bentuk countour taman secara garis besar.

2). Tanamlah pohon-pohon yang dapat dijadikan sebagai patokan inti untuk langkah penyusunan selanjutnya.

3). Pada waktu menanam, berilah jarak yang sesuai dengan tajuk tanaman yang anda tanam, jangan diletakan dalam jarak yang terlalu dekat.

4). Jangan sebarkan semua tanaman yang sudah dipilih pada seluruh lokasi taman , tetapi jangan pula mengelompok kan seluruhnya pada satu sisi sudut saja secara berkelompok sehingga timbul suatu ruang yang kosong. Aturlah tanaman yang sudah anda pilih pada taman supaya dapat memberikan kesan yang seimbang dalam satu kesatuan taman.

5). Pilihlah jenis tanaman yang sesuai dengan ukuran taman. Terutama yang tidak sebanding akan menghilangkan fungsi dari tanaman itu sendiri.

6). jangan meletakan semua tanaman pada ketinggian tanah yang sama. Terutama pada tempat yang agak sempit. Dengan memberikan sedikit beda ketinggian akan memberikan kesan yang agak luas. Beda ketinggian ini dapat agak luas. Beda ketinggian ini dapat dibuat dari tanaman itu sendiri maupun dibentuk dari tanah dasarnya.

7). Untuk membuat taman pada area yang kecil, supaya dapat kelihatan agak besar, jangan letakan rangkaian pohon maupun border pada tengah-tengah area, tetapi tanamlah pada sudut ruang, biarkan tengah taman itu kosong dan cukup ditanami rumput. Tetapi dapat pula diisi dengann sususan batu-batuan yang cukup serasi.

8). Biasanya susunan taman Jepang tidak menggunakan terlalu banyak jenis tanaman pada satu area, mereka suka akan jenis tanaman yang evergreen, jenis bunga azalea, sakura, juga dengan hamparan rumput-rumputan , kemudian ditambahkan batu-batuan. Mereka lebih menyukai pola yang sederhana dan alami. Semakin banyak jenis tanaman yang akan anda tanam pada satu lokasi, maka anda akan sulit mendapatkan suatu kesatuan.

9). Jangan mencampurkan jenis tanaman yang berbeda habitatnya, seperti tanaman jenis pantai dipadukan dengan tanaman jenis pegunungan.

10). Pemilihan jenis tanaman yang beraneka warna perlu diperhatikan pula, karena akan merusak tema kesatuan dalam susan taman Jepang.

11). Pakailah batu-batuan sejenis konblok disetiap pinggir taman, menggunakan konblok yang beraneka ragam warna agar terlihat lebih cantik.

Semoga bermanfaat

Terimakasih.

 

 

Salam hangat

DimensiBlock

 
Baca Juga Artikel Yang Lain :
– Susunan Batu Alam

– Pengertian Dinding Rumah

– Sukses Dimasa Muda

Contact to us :